Sodikin Masrukin Pemerhati pendidikan, sosial-budaya dan kajian Islam yang tinggal di Kab. Purbalingga. Adalah alumnus IAIN Semarang (S1) dan IAIN Purwokerto (S2).

Urgensi atau Pentingnya Manajemen

Urgensi atau Pentingnya Manajemen. Manajemen merupakan hal penting dalam sebuah organisasi. Karena demikian pentingnya maka pelaksanaan manajemen atau tata kelola tidak boleh “sekedarnya” dan “apa adanya”. Maksudnya adalah bahwa manajemen harus dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsi dan fungsi-fungsi yang ada. Manajemen yang sekedarnya dan apa adanya dapat dipastikan tidak memperhatikan fungsi-fungsi planing, organizing, actuating, controling, dan fungsi-fungsi lainnya.

Dan lembaga pendidikan, baik sekolah ataupun madrasah adalah bagian dari organisasi tersebut. Sebagai organisasi maka sekolah/madrasah juga harus memperhatikan prinsip dan fungsi manajemen yang ada. Menjalankan roda organisasi pendidikan terkait dengan manajemen banyak hal. Ada manajemen sumber daya manusia atau human resource management, keuangan, sarana dan prasarana (infrastruktur), kelas, peserta didik, kurikulum dan sebagainya. Di samping itu, pendidikan terkait dengan usaha pencapaian tujuan. Bagaimana mungkin tujuan pendidikan dapat diraih jika dalam prosesnya dikelola dengan tidak memperhatikan prinsip-prinsip dan fungsi-fungsi manajemen?

urgensi-atau-pentingnya-manajemen

Menurut Sunhaji, ada beberapa kelemahan dalam lembaga pendidikan dan khususnya madrasah. Di antara kelemahan tersebut adalah lemah di bidang manajemen. Dan dikatakan bahwa kelemahan bidang manajemen ini merupakan “wabah”. Banyak di antara lembaga pendidikan tersebut yang menerapkan manajemen “lillāhi ta’āla”. Penerapan manajemen ini memberikan dampak kepada pengabaian terhadap prinsip manajemen yang baik seperti optimalisasi kemampuan sekolah/madrasah, keterbukaan dan akuntabilitas administrasi keuangan. Dan hal tersebut masih diperparah dengan adanya intervensi pihak yayasan yang masuk ke dalam ranah akademik.

Baca juga: Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah

Manajemen yang buruk dalam upaya mencapai tujuan sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Islam sebagai agama yang paripurna mengajarkan kepada pemeluknya untuk melakukan sesuatu dengan maksimal. Manusia tidak akan memperoleh balasan kecuali sesuai dengan jerih payahnya. Untuk mendapat hasil yang maksimal harus melalui proses dan tahapan yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pada pengawasam. Hal ini sesuai dengan firman Allah:

وَأَنْ ليْسَ لِلْإِنْسانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

“dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”

Ajaran tentang melaksanakan sebuah pekerjaan yang harus dilakukan dengan manajemen yang baik juga tergambar jelas dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Hadits tersebut berbunyi:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا : أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم قَالَ : إِنَّ الله يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتْقِنَهُ رواه الطبرانى

“Sesungguhnya Allah sangat mencintai orang yang jika melakukan sesuatu pekerjaan dilakukan secara Itqan/profesional(tepat, terarah, jelas dan tuntas)”

Urgensi atau Pentingnya Manajemen yang baik diakui juga oleh para harakiyun (orang-orang pergerakan). Mereka beranggapan bahwa kebenaran harus ditata dan dikelola dengan sangat baik dan rapi. Sebab jika tidak demikian halnya maka akan dikalahkan oleh kebatilan yang dikelola dengan manajemen yang baik. Di kalangan mereka beredar ungkapan yang sangat masyhur:

الحق بلا نظام يغلبه الباطل بنظام

“kebenaran yang tidak dikelola dengan baik akan dikalahkan oleh kebatilan yang dikelola dengan baik”

Baca juga: Manajemen Keuangan Pendidikan

Mendasarkan kepada nash di atas maka mengelola roda organisasi, khususnya keuangan dengan baik dan memperhatikan prinsip-prinsip manajemen serta disertai kesadaran akan urgensi atau pentingnya manajemen adalah sebuah keniscayaan. Apalagi jika sekolah/madrasah menerapkan konsep pendidikan gratis.

Sodikin Masrukin Pemerhati pendidikan, sosial-budaya dan kajian Islam yang tinggal di Kab. Purbalingga. Adalah alumnus IAIN Semarang (S1) dan IAIN Purwokerto (S2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *